Hukum dan Pembangunan

Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga

Program Studi S2

sains hukum

dan pembangunan

Melaksanakan pendidikan yang menghasilkan lulusan Magister Sains dalam Hukum dan Pembangunan yang memahami isu-isu hukum dan non-hukum dari perspektif multidisiplin, serta mengembangkan penelitian inovatif untuk mendukung pendidikan hukum yang berkonstribusi pada pembangunan nasional.

Tentang Magister Sains Hukum dan Pembangunan

Berstatus Akreditasi A dari BAN-PT

Studi multidisiplin bidang hukum, sosial, ekonomi dan kebijakan dengan status Akreditasi A dari BAN-PT, yang merupakan jawaban atas kebutuhan nyata dalam tata kelola pemerintahan, pembangunan, dunia usaha, dan sosial kemasyarakatan yang memerlukan pendekatan multi-komprehensif. 

Magister Sains Hukum dan Pembangunan ditujukan untuk lulusan Sarjana (S1) dari berbagai disiplin Ilmu, baik untuk lulusan baru maupun yang telah berpengalaman dalam dunia pekerjaan atau profesi.  

Menawarkan konten kurikulum komprehensif dengan metode pembelajaran inovatif, berbasis digital, serta berbasis masalah (Problem based learning / PBL). 

Dengan mata kuliah hukum, ekonomi publik, sosial, dan kebijakan, lulusan program ini diharapkan mempunyai kepemimpinan berbasis pengetahuan, serta keahlian yang dikontribusikan untuk pemecahan masalah dan pengembangan konsep alternatif di berbagai bidang yang relevan.

Nama Gelar

Magister Hukum dan Pembangunan(M.HP)

Perkuliahan

Reguler
(Hari Kerja)

Metode Pembelajaran

Campur (online dan offline)

Pendaftaran

Setahun dua kali , setiap semester

Masa Studi

1,5 Tahun (3 Semester)

Akreditasi

NATIONAL :
National Accreditation Board for Higher Education (BAN-PT)
(Terakreditasi "A")

Alumni Program Studi S2
Sains Hukum dan Pembangunan
Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga

Program Magister (S2) Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga telah dipercaya banyak kalangan untuk menempuh pendidikan magister jurusan Hukum dan Pembangunan. Berikut beberapa di antaranya

Dra. Hj. Kartika Hidayati, M.M., M.HP.

Wakil Bupati Lamongan 2016-2021
(Alumni S2 Hukum dan Pembangunan)

Lanyalla Mahmud Mattalitti M.HP.

Anggota DPR RI 2019 - 2024
(Alumni S2 Hukum dan Pembangunan)

Gagarin, S.Sos., M.HP.

Wakil Bupati Pacitan
(Alumni S2 Hukum dan Pembangunan)

Agatha Retnosari S.T., M.HP.

Anggota DPR
(Alumni S2 Hukum dan Pembangunan)

Dosen dan Praktisi yang Memiliki Kompetensi dan Reputasi

Magister Sains Hukum dan Pembangunan Sekolah Pascasarjana Unair didukung oleh para dosen serta praktisi yang memiliki kompentensi serta reputasi di bidangnya

Come and Join Us

Siapa yang Dapat Berkuliah di MSHP?

Lulusan S1 dari berbagai bidang disiplin ilmu. MSHP juga menawarkan kemitraan untuk penyelenggaraan kelas dalam jumlah tertentu dari instansi atau lembaga negara dan swasta.


Tersedia beasiswa penuh dan parsial bagi yang memenuhi persyaratan.

Mengapa Kuliah di MSHP Sekolah Pascasarjana Unair?

Ada banyak hal yang dapat menjadi pertimbangan untuk memilih MSHP Sekolah Pascasarjana Unair

Program Studi dan Mata Kuliah

Kuesioner Jejak Studi

Komitmen untuk Terus Menjadi Lebih Baik​

Analisa dan Perhatian

  1. Hasil survey pengalaman belajar (grafik warna hijau) menunjukkan kepuasaan sangat tinggi. Praktik baik dengan metode pembelajaran interaktif harus dipertahankan dengan berbagai metode seperti Problem Based Learning. Mengingat mahasiswa merupakan peserta dengan pengalaman kerja (mayoritas) maka pembelajaran dengan refleksi kerja dan masalah menjadi hal yang perlu menjadi perhatian para dosen

  2. Kinerja pembimbingan tesis perlu mendapat perhatian; komunikasi dan interaksi dengan jadwal yang terukur harus menjadi perhatian dosen dan mahasiswa

Visi

Menjadi program studi jenjang magister yang mandiri, inovatif, dan unggul ditingkat nasional maupun internasional dengan mengembangkan kepemimpinan transformatif di bidang Hukum & Pembangunan yang menjunjung tinggi moral agama serta mampu berdampak bagi dunia

Misi

1. Menyelenggarakan Program Studi Magister Hukum dan Pembangunan dalam rangka menciptakan pemimpin yang transformatif;.

2. Menyelenggarakan pendidikan yang menghasilkan lulusan Magister Sains Hukum dan Pembangunan yang memahami masalah-masalah hukum dan non-hukum dengan perspektif multidisiplin;

3. Mengembangkan penelitian yang inovatif untuk menunjang pendidikan hukum yang berkontribusi bagi pembangunan nasional;

4. Melaksanakan pengabdian pada masyarakat dengan menerapkan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang berorientasi pada mutu serta daya saing nasional untuk pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat;

Mengapa Memilih Program Ini?

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 53 tahun 2023 tentang Jaminan Kualitas dalam Pendidikan Tinggi, program Magister memiliki beban 54 kredit.

Ketentuan ini akan efektif dalam dua tahun ke depan sebagai penyesuaian transisi. Saat ini adalah waktu yang tepat untuk studi Magister di MSHP dengan beban studi saat ini sebesar 40 kredit. Kelas kolaborasi kemitraan tersedia untuk lembaga pemerintah atau swasta atau organisasi profesional dan masyarakat.

Berita

“Ujian Doktor Terbuka Isyrofah Amaliyah Achmad, S.H., M.H “

🎓 Ujian Doktor Terbuka Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga mengundang Anda untuk menyaksikan Ujian Doktor: Isyrofah Amaliyah Achmad, S.H., M.H Dengan topik: Implikasi Sistem Pemilu Legislatif...

Kombes Pol Ganis Setyaningrum: Waspadai ‘Grooming’ dan ‘Scamming’ di Balik Isu Viral

Kombes Pol Ganis Setyaningrum: Waspadai ‘Grooming’ dan ‘Scamming’ di Balik Isu Viral Fenomena informasi viral di media sosial kini bukan sekadar riuh rendah konsumsi publik, melainkan telah...

Prof. Suparto Wijoyo: Di Era Digital, Sinergi Akademisi-Polri Bukan Lagi Pilihan, Tapi Keharusan

Prof. Suparto Wijoyo: Di Era Digital, Sinergi Akademisi-Polri Bukan Lagi Pilihan, Tapi Keharusan SURABAYA – Kecepatan informasi di era digital ibarat pedang bermata dua yang siap mengiris harmoni...

Dr. Prawitra Thalib: Penegakan Hukum Harus Humanis, Tak Cukup Hanya Berbekal Pasal

Dr. Prawitra Thalib: Penegakan Hukum Harus Humanis, Tak Cukup Hanya Berbekal Pasal Paradigma penegakan hukum di Indonesia tengah memasuki babak baru yang menuntut keberimbangan antara ketegasan dan...

Adaptasi Desainer Visual di Era AI: Rudy Harjanto Raih Gelar Doktor di UNAIR

Adaptasi Desainer Visual di Era AI: Rudy Harjanto Raih Gelar Doktor di UNAIR Tantangan disrupsi teknologi di industri kreatif, khususnya kecerdasan buatan (*Artificial Intelligence*/AI), menuntut...

Buka FGD Pusat Studi Kepolisian UNAIR dan POLDA JATIM, Warek UNAIR Soroti Bahaya Isu Viral yang Belum Tervalidasi

Buka FGD Pusat Studi Kepolisian UNAIR dan POLDA JATIM, Warek UNAIR Soroti Bahaya Isu Viral yang Belum Tervalidasi  Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) melalui program *Airlangga Forum*...

Mengelola Jempol, Merawat Harmoni: Ikhtiar Dinsos Jatim Redam ‘Ledakan’ Sosial di Ruang Digital

Mengelola Jempol, Merawat Harmoni: Ikhtiar Dinsos Jatim Redam ‘Ledakan’ Sosial di Ruang Digital Di balik layar gawai yang mungil, sebuah unggahan tentang kemiskinan atau keretakan rumah tangga kini...

Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga mengucapkan selamat atas diraihnya penghargaan kepada Kabupaten Lamongan sebagai Top Regency in Agro-Maritime Food Hub pada sektor Economic Growth dalam ajang National Governance Award 2026.

🎓Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga mengucapkan selamat atas diraihnya penghargaan kepada Kabupaten Lamongan sebagai Top Regency in Agro-Maritime Food Hub pada sektor Economic Growth dalam...

Adaptasi Desainer Visual di Era AI: Rudy Harjanto Raih Gelar Doktor di UNAIR

Adaptasi Desainer Visual di Era AI: Rudy Harjanto Raih Gelar Doktor di UNAIR Tantangan disrupsi teknologi di industri kreatif, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), menuntut...

Pengumuman