Buka FGD Pusat Studi Kepolisian UNAIR dan POLDA JATIM, Warek UNAIR Soroti Bahaya Isu Viral yang Belum Tervalidasi
Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) melalui program *Airlangga Forum* menggelar *Focus Group Discussion* (FGD) strategis bekerja sama dengan Polda Jawa Timur. Acara yang bertajuk “Dari Viral ke Konflik: Ketika Isu Sosial Mengancam Kamtibmas di Jawa Timur” ini menyoroti dampak krusial media sosial terhadap stabilitas keamanan di wilayah Jawa Timur.

Acara yang berlangsung pada Kamis, 23 April 2026, di Gedung Sekolah Pascasarjana Kampus B UNAIR ini, dibuka dengan sambutan hangat dari Wakil Rektor Bidang Sumber Daya UNAIR, Prof. Dr. Ardianto, S.E., M.Si., Ak. Dalam pembukaannya, Prof. Ardianto menekankan bahwa di era transparansi ini, sebuah informasi yang belum terverifikasi dapat meledak menjadi konflik nyata hanya dalam hitungan menit.
Membedah Akar Konflik Digital
Topik utama diskusi ini berfokus pada fenomena *no viral no justice* dan bagaimana kecepatan informasi di dunia maya seringkali mendahului fakta di lapangan. Para pakar yang hadir sepakat bahwa kolaborasi antara akademisi dan kepolisian sangat diperlukan untuk merumuskan solusi preventif dan humanis dalam menangani isu-isu sosial yang berpotensi memicu perpecahan.

Diskusi ini menghadirkan jajaran narasumber kompeten dari berbagai sektor:
- Dra. Restu Novi Widiani, M.M.– Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur.
- Eddy Supriyanto, S.STP., M.PSDM.– Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Timur.
- Kombes Pol Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H. – Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jatim.
- Prof. Dr. Bagong Suyanto, Drs., M.Si. – Guru Besar Universitas Airlangga (Pakar Sosiologi).
- Prof. Dr. Suparto Wijoyo, S.H., M.Hum. – Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana UNAIR.
- Dr. Prawitra Thalib, S.H., M.H. – Koordinator Program Studi S2 Kajian Ilmu Kepolisian Sekolah Pascasarjana UNAIR.
- Irjen. Pol. (Purn). Dr. Juansih, Dra., S.H., M.Hum. – Ketua *Center of Women Empowerment in Law Enforcement* Sekolah Pascasarjana UNAIR.
Acara dipandu oleh moderator Ilham Dianta Host Airlangga Forum yang berhasil menghidupkan suasana dialog antara audiens dari unsur kepolisian, tokoh masyarakat, dan mahasiswa.

Rekomendasi Masa Depan
Salah satu poin penting yang dihasilkan adalah pentingnya pendekatan *Restorative Justice* dan literasi digital masyarakat. Penegakan hukum di masa depan tidak lagi cukup hanya dengan tindakan represif, melainkan harus melibatkan pendekatan akademis yang terukur guna memitigasi dampak dari konten-konten destruktif yang viral.
FGD ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menjaga stabilitas Jawa Timur agar tetap kondusif di tengah derasnya arus informasi digital yang kian masif.


