Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga
Program Studi S2
manajemen bencana
Program Studi Magister Manajemen Bencana, Sekolah Pasca Sarjana, Universitas Airlangga merupakan program studi bersifat multidisplin dalam pengelolaan kebencanaan sejak pra-bencana, saat bencana hingga pasca bencana. Profil lulusan adalah sebagai profesional di bidang manajemen bencana, peneliti yang mampu mengembangkan dan melaksanakan rise kebencanaan serta manajer yang mengelola aktifitas manajemen bencana untuk mencapai tujuan yang diharapkan.
Tentang Magister Manajemen Bencana
Menciptakan Profesional, Peneliti, dan Manajer Kebencanaan
Program Studi Magister (S2) Manajemen Bencana merupakan program studi bersifat multidisiplin yang dikelola oleh Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga. Kurikulum Program Studi S2 Manajemen Bencana disusun berdasar kebutuhan di lembaga pemerintahan, swasta dan stakeholder, serta ketersediaan sumber daya yang dimiliki oleh Universitas Airlangga. Kurikulum Program Studi S2 Manajemen Bencana ini disusun untuk mendukung lulusan Magister yang bisa berkiprah di Pra, Masa Bencana, maupun Pascabencana dimana hal tersebut merupakan bidang yang diperlukan untuk mengatasi masalah-masalah kebencanaan baik di Indonesia maupun internasional. Manajemen Bencana Universitas Airlangga memiliki spesialisasi pada Antropogenik (Human-Nature Interaction for Disaster Management) yang berarti serangkaian upaya dan tindakan terencana yang dilakukan untuk mencegah, mengurangi risiko, merespons dan memulihkan diri dari bencana yang disebabkan oleh manusia.
Fokus utamanya adalah mengelola bahaya yang timbul dari teknologi, industri, ketidakstabilan sosial, dan faktor perilaku manusia itu sendiri. Bencana antropogenik adalah bencana yang disebabkan oleh kegagalan, kelalaian, kesengajaan, atau aktivitas yang tidak dikontrol oleh manusia yang mengakibatkan kerugian jiwa, material, dan lingkungan, diantaranya:
- Pengurangan Risiko Bencana (PRB) dari Berbagai Multidisiplin Ilmu: Mengubah fokus dari respons pasca-bencana ke pencegahan yang partisipatif.
- Penguatan Kapasitas Lokal dan Kearifan Lokal: Mengintegrasikan teknologi, pengetahuan tradisional dan sumber daya masyarakat dalam strategi ketahanan bencana.
- Penguatan Adaptasi dan Mitigasi Bencana berdasarkan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), dan Sosial Humaniora
Intervensi potensi krisis pada jenis bencana yang disebabkan oleh faktor manusia dengan pendekatan ilmiah
Nama Gelar
Magister Manajemen Bencana (M.MB)
Perkuliahan
Reguler &
Akhir Pekan
Metode Pembelajaran
Online, Offline, Hybrid
Pendaftaran
4 Gelombang / tahun,
dibuka setiap semester
Masa Studi
1,5 Tahun (3 Semester)
Akreditasi
National :
National Accreditation Board for Higher Education (BAN-PT)
(Terakreditasi "Baik Sekali")
Visi
Menjadi program studi terdepan di bidang manajemen bencana, berorientasi pada pengembangan pemimpin strategis dan kolaboratif yang mampu mengatasi isu-isu dan tantangan terkait bencana di tingkat nasional dan internasional.
Misi
1. Melaksanakan program Pendidikan magister profesional di bidang manajemen bencana yang menghasilkan pemimpin strategis dan kolaboratif di bidang manajemen bencana.
2. Mengembangkan penelitian di bidang manajemen bencana untuk pemecahan isu dan tantangan.
3. Mendorong keterlibatan masyarakat dalam bidang manajemen bencana untuk pemecahan isu dan tantangan dalam bencana.
Tujuan
1. Menghasilkan Pemimpin Strategis dan Kolaboratif dalam Manajemen Bencana. Program studi ini bertujuan untuk mencetak lulusan yang memiliki kapasitas kepemimpinan strategis dan kolaboratif dalam manajemen bencana, mampu merancang dan mengimplementasikan kebijakan mitigasi, adaptasi, serta respons yang efektif dalam berbagai fase kebencanaan di tingkat nasional dan internasional.
2. Mengembangkan Keilmuan dan Inovasi Berbasis Riset dalam Manajemen Bencana. Program studi ini berorientasi pada penguatan riset multidisiplin berbasis data dan teknologi terkini untuk memecahkan isu-isu kebencanaan, menghasilkan model kebijakan yang adaptif, serta mendorong publikasi ilmiah yang berdampak pada penguatan daya saing bangsa dalam tata kelola risiko bencana..
3. Membangun Kapasitas Masyarakat dan Institusi dalam Ketahanan Bencana. Program studi ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang mampu mengedukasi, memberdayakan, dan meningkatkan kapasitas masyarakat serta institusi dalam membangun ketahanan sosial, ekonomi, dan lingkungan terhadap bencana melalui pendekatan inklusif, berbasis kearifan lokal, serta berorientasi pada keberlanjutan.
Mengapa Memilih Program Ini?
1. Merupakan program studi di Lingkungan Universitas Airlangga yang termasuk 500 Ranking dunia
2. Kurikulum disusun berdasarkan perkembangan keilmuan, dinamika permasalahan serta memenuhi kebutuhan di lembaga pemerintahan, swasta dan stakeholder
3. Kurikulum mendukung lulusan Magister yang bisa berkiprah di pra-bencana, saat bencana maupun pasca bencana dimana hal tersebut merupakan bidang yang diperlukan untuk mengatasi masalah kebencanaan baik di Indonesia maupun Internasional
4. Kurikulum menyediakan mata kuliah pilihan sesuai dengan minat dan keahlian mahasiswa
5. Mata kuliah diampu ole pakar akademisi dan praktisi yang berpengalaman di bidang kebencanaan
6. Pengalaman belajar yang menyenangkan melalui berbagi pengetahuan dan
pengalaman antar mahasiswa baik dari Indonesia maupun Internasional dalam
bentuk program inbound dan outbound yang berpotensi menambah pengalaman
Internasional
Program Studi dan Mata Kuliah
1. Karakteristik dan Manajemen Risiko Bencana | Kredit : 3 SKS
2. Manajemen Pemulihan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi | Kredit : 3 SKS
3. Kepemimpinan Strategis | Kredit : 3 SKS
4. Metode Penelitian dan Statistika | Kredit : 3 SKS
5. Sosiologi dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Kebencanaan | Kredit : 3 SKS
6. Respon Dini Bencana | Kredit : 3 SKS
7. Mitigasi dan Adaptasi Bencana Lingkungan | Kredit : 3 SKS
8. Ilmu Kebumian untuk Kajian Kebencanaan | Kredit : 3 SKS
9. Epidemiologi Bencana | Kredit : 3 SKS
10. Sistem dan Teknologi Informasi Kebencanaan | Kredit : 3 SKS
11. Kesehatan Lingkungan dalam Kebencanaan | Kredit : 3 SKS
12. Proposal | Kredit : 6 SKS
13. Publikasi Ilmiah | Kredit : 3 SKS
14. Aspek Hukum dan Kelembagaan Manajemen Bencana | Kredit : 3 SKS
15. Manajemen Korban Meninggal serta Identifikasi Korban Bencana/DVI | Kredit : 3 SKS
16. Manajemen Penanganan Makanan dalam Kebencanaan | Kredit : 3 SKS
17. Kearifan Lokal dan Inklusi pada Kebencanaan | Kredit : 3 SKS
18. Mitigasi Psikologi Bencana | Kredit : 3 SKS
19. Adaptasi Perubahan Iklim dan Bencana | Kredit : 3 SKS
20. Kelas Inspirasi Studi Kasus Manajemen Bencana | Kredit : 3 SKS
21. Manajemen Risiko Bencana Industri | Kredit : 3 SKS
22. Tesis | Kredit : 12 SKS
Alumni Program Studi S2
Manajemen Bencana Sekolah Pascasarjana UNAIR
Program Magister (S2) Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga telah dipercaya banyak kalangan untuk menempuh pendidikan magister jurusan Hukum dan Pembangunan. Berikut beberapa di antaranya
H. Fandi Akhmad Yani, SE., M.MB.
Bupati Gresik
(Alumni S2 Manajemen Bencana)
Arti Novelia T. S.H., M.MB.
Tim Krisis Kemenkes RI bid. Mitigasi, Alumni Manajemen Bencana
(Alumni S2 Manajemen Bencana)
Dr. H. Thoriqul Haq, M.MB.
Bupati Lumajang
(Alumni S2 Manajemen Bencana)
Prihadi M.MB
Jurnalis MetroTV
(Alumni S2 Manajemen Bencana)
Siswanto Agung, S.Kep.,Ns., M.MB
Dosen Universitas Muhammadiyah Surabaya
(Alumni S2 Manajemen Bencana)
Ika Zulkafika Mahmudah M.MB.
Alumni S2 Manajemen Bencana
Ahmad Fadillah Fadil M.MB
Alumni S2 Manajemen Bencana
Rakotoarimanana Zy Misa Harivelo M.MB.
Alumni S2 Manajemen Bencana
Dosen dan Praktisi yang Memiliki Kompetensi dan Reputasi
Magister Manajemen Bencana didukung oleh para dosen serta praktisi yang memiliki kompentensi serta reputasi di bidangnya
Capaian Pembelajaran Lulusan
Pakar Manajemen Risiko Bencana
(Perancang, implementator, evaluator kebijakan mitigasi, adaptasi, dan respon berbasis data & teknologi terkini) Mampu mengembangkan kebijakan berbasis bukti dalam mitigasi, adaptasi, serta respon bencana di tingkat nasional dan internasional melalui pendekatan multidisiplin, teknologi, serta kearifan lokal.
Peneliti dan Inovator Kebencanaan
(Pengembang riset multidisiplin berbasis bukti, pencipta inovasi & model kebijakan adaptif dalam manajemen bencana) Mampu melakukan penelitian kebencanaan yang inovatif, menghasilkan model kebijakan berbasis riset, serta mengaplikasikan teknologi dalam mitigasi, respons, dan pemulihan bencana guna mendukung pengambilan keputusan berbasis sains.
Manajer Kebencanaan
(Pemimpin di institusi publik/swasta dalam pengelolaan program mitigasi, respon, pemulihan, dan peningkatan kapasitas masyarakat) Mampu merancang program manajemen bencana yang efektif, koordinatif, serta berbasis data dan teknologi guna memperkuat ketahanan masyarakat dan institusi melalui pendekatan lintas sektor.
Konsultan dan Advokat Kebijakan Kebencanaan
(Penyusun rekomendasi kebijakan, advokasi berbasis riset, penguatan tata Kelola kebencanaan inklusif) Mampu menyusun kebijakan kebencanaan yang inklusif, berbasis bukti, serta memperkuat tata kelola melalui advokasi berbasis data, kolaborasi lintas sektor, serta pemberdayaan masyarakat dan pemangku kepentingan.
Mata Kuliah S2 Manajemen Bencana
- Karakteristik dan Manajemen Risiko Bencana
- Manajemen Pemulihan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi
- Kepemimpinan Strategis
- Metode Penelitian dan Statistika
- Sosiologi dan Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Kebencanaan
- Respon Dini Bencana
- Mitigasi dan Adaptasi Bencana Lingkungan
- Ilmu Kebumian untuk Kajian Kebencanaan
- Epidemiologi Bencana
- Sistem dan Teknologi Informasi Kebencanaan
- Kesehatan Lingkungan dalam Kebencanaan
- Aspek Hukum dan Kelembagaan Manajemen Bencana
- Manajemen Korban Meninggal serta Identifikasi Korban Bencana/DVI
- Manajemen Penanganan Makanan dalam Kebencanaan
- Kearifan Lokal dan Inklusi pada Kebencanaan
- Mitigasi Psikologi Bencana
- Adaptasi Perubahan Iklim dan Bencana
- Kelas Inspirasi Studi Kasus Manajemen Bencana
- Publikasi Ilmiah
- Proposal
- Seminar Hasil
- Tesis





Kuesioner Jejak Studi
Komitmen untuk Terus Menjadi Lebih Baik
Kami melakukan banyak cara untuk memastikan bahwa semua bagian dari Sekolah Pascasarjana terus menjadi menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Baik kinerja pimpinan dan dosen, pengalaman belajar, hingga kepuasan stakeholder terhadap lulusan Sekolah Pascasarjana Unair
