Kepemimpinan Strategis “Sinergi Kebijakan Publik dan Privat: Kunci Menuju Kesejahteraan Inklusif di Indonesia
Berita UNAIR Pascasarjana, Selasa, 25 Mei 2024 – Dalam era globalisasi yang kian kompleks, pertanyaan besar muncul: bagaimana kebijakan publik dan privat dapat bersinergi untuk memperkuat kesejahteraan masyarakat? Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum, anggota Dewan Pertimbangan Presiden Republik Indonesia, memberikan pandangannya tentang transformasi yang dibutuhkan untuk mencapai kesejahteraan yang inklusif, merata, dan seimbang.
Berdasarkan Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945, Indonesia berkomitmen untuk menyelenggarakan perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi dan mengembangkan sistem jaminan sosial bagi seluruh rakyat. Namun, disparitas ekonomi masih tinggi, dengan 50,3% total kekayaan dikuasai oleh 1% rumah tangga terkaya. Data Global Competitiveness Index 2023 menempatkan Indonesia di urutan ke-34, mengindikasikan bahwa masih banyak ruang untuk peningkatan kesejahteraan melalui kebijakan yang tepat.

Menurut Dr. Soekarwo, transformasi kebijakan publik harus dilakukan oleh eksekutif dengan komitmen kuat dari presiden dan wakil presiden. Kebijakan publik yang efektif harus berbasis bukti, inovatif, efisien, dan menyelesaikan masalah nyata. Implementasi desentralisasi, dekonsentrasi, dan tugas pembantuan dalam pelayanan publik harus ditingkatkan dengan memanfaatkan teknologi untuk transparansi dan partisipasi masyarakat.
Di sisi lain, kebijakan privat harus berorientasi pada profit dan daya saing, namun tetap mendukung kesejahteraan umum. Kebijakan ini mencakup optimalisasi efisiensi, produktivitas, dan perlindungan konsumen. UU No. 5 Tahun 1999 tentang Persaingan Usaha dan UU No. 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen adalah regulasi yang mendukung tujuan ini.
Transformasi kebijakan publik dan privat memerlukan sinergi yang erat. Pemerintah harus mengoptimalkan stimulus ekonomi melalui pengeluaran fiskal yang terbatas dan kebijakan yang inovatif. Sektor privat harus didorong untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi. Dalam hal ini, kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat menjadi kunci.
Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)

