Pertemuan UNAIR Pascasarjana dan Pascasarjana Univ. Negeri Semarang: Siapkan Diri Sambut Prodi Multi Disiplin

Pertemuan UNAIR Pascasarjana dan Pascasarjana Univ. Negeri Semarang: Siapkan Diri Sambut Prodi Multi Disiplin

Berita UNAIR Pascasarjana, 13 Des 2022 – Pascasarjana Universitas Negeri Semarang (UNES) mengadakan kunjungan ke Sekolah Pascasarjana UNAIR, Selasa 13 Desember 2022, dalam pertemuan kali ini dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Agus Nuryatin, M.Hum. Direktur Pascasarjana, beserta jajaran Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, bertempat di ruang Toraja, Syariah Tower Universitas Airlangga disambut langsung oleh Direktur Sekolah Pascasarjana, Prof. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D. Wakil Direktur bidang Akademik, Mahasiswa dan Alumni, Prof. Dr. Rudi Purwono, SE., M.SE., Wakil Direktur Bidang Sumber Daya dan Informasi, Prof. Dr. Rr. Sri Pantja Madyawati, drh., M.Si.

Dalam pertemuan yang penuh kehangatan kali ini disampaikan maksud dan tujuan dari kehadiran delegasi Pascasarjana Universitas Negeri Semarang, dimana pada tahun ini, seluruh prodi yang linier akan kembali ke Fakultas masing-masing, berangkat dari hal inilah UNNES melihat, Sekolah Pascasarjana UNAIR merupakan yang berhasil mengenalkan dan mengelola prodi-prodi yang bersifat multidisiplin ke masyarakat umum yang jelas masih sangat awam terkait prodi tersebut.

Acara yang dibuka dengan sambutan selamat datang dari Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR yang merupakan Guru Besar Universitas Airlangga termuda ini, dimulai dengan pengenalan seluruh staff yang hadir hingga penjelasan tentang Pascasarjana UNAIR, dimana disampaikan tentang awareness agak sulit mencari target yang disasar karena multidisiplin tentu akan banyak pertanyaan besar “apakah bisa menjadi professor ?” karena terkait linearitas.

Hal tersebut yang membuat para pimpinan Sekolah Pascasarjana UNAIR harus memutar otak khususnya dalam pemenuhan daya tampung, dan Alhamdulillah dalam dua tahun ini kami diberkahi dengan perkembangan yang meningkat signifikan, hal tersebut memantapkan langkah kami dalam menapak ke tahun-tahun berikutnya dengan strategi baru, dimana demografi kedepan akan diubah komposisinya, kalau sekarang 80% adalah praktisi dimana ada 10 bupati, 13 kapolres, 37 kapolsek lalu unsur partai dan ketua DPD RI, maka target kedepan 60% harus berasal dari Fresh graduate.

Wakil Direktur bidang Akademik, Mahasiswa dan Alumni, Prof. Dr. Rudi Purwono, SE., M.SE. menjelaskan, untuk mencapai target yang sudah disampaikan tentu membutuhkan energy yang luar biasa dan hal itu dilakukan dengan melakukan kunjungan-kunjungan ke para stakeholder, elemen-elemen masyarakat, lalu meluaskan jejaring dengan rutin melalui podcast (Airlangga Forum).

Inovasi dan Modifikasi tentu dibutuhkan untuk beradaptasi dengan kebutuhan pasar, seperti di S3 PSDM dari kurikulum lama yang agak sempit kita luaskan dengan kebutuhan bidang korporasi, pemerintahan dan birokrasi serta organisasi social, sehingga mahasiswa dapat merasakan dampak secara langsung, selain itu juga membuka peluang untuk menggelar kuliah di daerah, sekaligus melihat dan melahirkan solusi dari permasalahan yang ada di masyarakat.

Hal tersebut sejalan dengan visi besar Sekolah Pascasarjana UNAIR yaitu mengembangkan kepemimpinan transformatif yang membawa dampak bagi dunia lebih baik, dimana sebagai institusi pendidikan tinggi harus mampu berkontribusi secara nyata dan signifikan terhadap permasalahan yang terjadi dengan pembekalan para pemimpin-pemimpin daerah, partai-partai politik atau perusahaan BUMN dan BUMD yang bersekolah di Pascasarjana UNAIR, sehingga outputnya dapat terasa langsung di masyarakat melalui kebijakan-kebijakan yang dihasilkan.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)
https://pasca.unair.ac.id/digital-platform/