Membunuh Kalimas, Berarti Membunuh Sejarah Peradaban Kota Surabaya

JTV Rujak Suroboyo : Belajar dari Sejarah untuk Masa Depan Kota Surabaya

Berita UNAIR Pascasarjana, Rabu 31 Mei 2023 – Bicara Surabaya, maka kita bicara lambang kota, buaya dan ikan hiu, dimana dari lambang saja menunjukkan bahwa Surabaya beorientasi pada sungai, dengan 14 kali/sungai kecil yang mengalir di penjuru kota, maka tak elok bila pembangunan kota Surabaya memunggungi sungai, saatnya membangun kejayaan dan peradaban kota kembali pada basis perairan, hal tersebut disampaikan oleh Suparto Wijoyo, Wakil Direktur bidang Riset, Pengabdian Masyarakat, Digitalisasi dan Internasionalisasi di program Rujak Suroboyo, 30/05/2023.

Dirinya mengajak untuk merekam keindahan sungai seine di prancis sebuah sungai yang memiliki panjanh 777 kilometer dan membelah kota Prancis, diman dia tidak hanya menjadi sungai semata akan tetapi dimanfaatkan sebagai taksi air, bus air, dengan destinasi-destinasi wisata yang menarik disekitarnya dan Kota Surabaya sangat bisa karena potensinya sudah ada tinggal mau atau tidak mengembangkan dan menaturalisasi sungai dalam membangun peradaban kota.

Hal tersebut sejalan dengan yang disampaikan oleh Nanang Purwono, penulis buku, Meneropong Sejarah Kota Surabaya dari Kalimas. Nanang Purwono yang juga pendiiri dari komunitas Begandring Surabaya ini mengatakan bahwa dirinya terpanggil untuk bicara Surabaya karena banyak sejarah yang terkesan diabaikan, Kalimas hadir hanya sebagai sungai yang mengalir, padahal pada abad ke 13 dan 14 sungai ini punya banyak cerita dan sejarah tentang besarnya kota Surabaya.

Akan disayangkan bila kota sebesar dan menginjak usia 730 tahun ini kehilangan orientasi dalam membangun peradaban kotanya. Buku ini ditulis dirinya sebagai kado ulang tahun terhadap hari jadi Kota Surabaya, dengan harapan anak cucu kita tidak kehilangan jejak sejarah kejayaan kotanya dan menjadikan warga kota memiliki kepedulian tak hanya menjaga tapi juga melestarikan Kalimas sebagai titik kejayaan kota Surabaya.

Acara yang berlangsung 2 jam ini, juga menghadirkan Adi Sutarwijono, Ketua DPRD Kota Surabaya, dan dari DISBUPORAPAR, Dra. Wiwiek Widayati, sebagai perwakilan dari Pemerintag Kota Surabaya, turut hadir pula Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, A.H. Thony dan bebebrapa elemen masyarakat yang memiliki perhatian terhadap sejarah Kota Surabaya.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)
https://pasca.unair.ac.id/digital-platform