Kuliah Umum, Bapak Agus Dwi Handayana, Director of Compliance and human Capital Bank Mandiri: Strategic Business Unit Sebagai Penggerak Transformasi SDM Bank Mandiri

Berita Sekolah Pascasarjana UNAIR, 5 Mei 2021 – Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan Public Lecture dengan topik Transformasi Organisasi untuk Pertumbuhan Berkesinambungan, Study Case: Transformasi Bank Mandiri”. Hadir sebagai narasumber Agus Dwi Handayana sebagai Director of Compliance and human Capital Bank Mandiri, Dr. Nuri Herachwati, Dra.Ec., M.Si., M.Sc dari Sekolah Pascasarjana UNAIR. Acara ini diselenggarakan pada Rabu, 5 Mei 2020. 

Agus berpendapat bahwa transformasi secara alami terjadi, dan butuh adaptasi untuk mengatasi perubahan tersebut. Transformasi merupakan kunci untuk menguasai pasar masa kini. Bagi perusahaan, transformasi sangat diperlukan untuk bertahan terhadap perubahan tren pasar, sehingga bisa menguasai target market baru. “Beruntung bagi bank Mandiri, dimana lahir dari proses merger 4 bank yang mengalami masalah cukup serius saat Rupiah mengalami depresiasi pada tahun 1998,” Ungkapnya. Bank Mandiri menggunakan prinsip teori perubahan dalam 8 langkah oleh Dr John Kotter. Salah satunya yakni dimana Bank Mandiri menciptakan suasana urgency walau suasana baik-baik saja, agar menyadarkan organisasinya terus berubah. 

Transformasi pada Bank Mandiri pada saat menjalani kondisi krisis dipilah-pilah berdasarkan periode. Stage pertama yakni back on track, dimana memperbaiki fondasi sistem dan manajemen bank Mandiri, outperform the market atau bagaimana bisa menciptakan momentum untuk melebihi pertumbuhan harapan pasar, serta shaping the end game yakni   menuntaskan proses transformasi.  Bank Mandiri menerapkan Strategic Business Unit (SBU), dimana berbeda dengan Bank-Bank pendahulu penyusun Bank Mandiri. Bank Mandiri memecah beberapa organisasi di dalamnya untuk bertanggung jawab atas profit dan loss setiap operasi mereka. 

SBU juga dilengkapi dengan proformance measurement, dimana penilaian performance kerja Bank Mandiri mengalami evolusi. Kini tidak saja diukur berdasarkan volume bisnis setiap organisasinya, namun juga profitabilitasnya, atau contribution margin, dimana profit itu bisa mengcover modal yang dikeluarkan. Selain itu, Agus juga berpendapat transformasi pada human capital didorong oleh keberhasilan pada kemampuan technical dalam bekerja dengan hati yang menyentuh pada perusahaan. Selain itu Bank Mandiri menekankan bekerja mempunyai purpose, dimana para pemimpin dipaksa untuk tidak menjadi mandor, namun memanusiakan para SDM, agar merasa terpanggil jiwanya dalam berkontribusi secara penuh.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)
https://pasca.unair.ac.id/digital-platform/