KEPEMIMPINAN STRATEGIS “Kemandirian Kesehatan (Fokus Pada Kisah Sukses INAVAC) Mewujudkan Indonesia Maju 2045”

Kepemimpinan Strategis dalam sektor kesehatan Indonesia telah mencapai tonggak sejarah dengan keberhasilan proyek INAVAC. Proyek ini tidak hanya menunjukkan kemandirian dalam pengembangan Berita UNAIR Pascasarjana, Sabtu, 08 Juni 2024  – vaksin lokal, tetapi juga menegaskan komitmen Indonesia menuju kemajuan kesehatan nasional di tahun 2045.

Prof. Dr. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, dr., Sp. DVE Subsp. DAI. FINSDV, FAADV., MARS, Direktur Utama RSUD Dr. Soetomo Surabaya, menegaskan pentingnya pendekatan komprehensif dalam membangun lokasi penelitian kesehatan global yang sukses. “Membangun lokasi penelitian kesehatan global yang sukses membutuhkan pendekatan yang komprehensif dan multidisiplin yang mencakup pertimbangan ilmiah, etika, budaya, dan logistik. Kolaborasi dengan para pemangku kepentingan setempat dan komitmen terhadap dampak yang berkelanjutan sangat penting untuk mendapatkan hasil penelitian yang bermakna,” ujarnya.

RSUD Dr. Soetomo Surabaya telah menjadi pilar layanan kesehatan di Indonesia Timur, dengan luas 18 hektar, 35 instalasi, 30 staf medis, 163 sub spesialis atau konsultan, serta lima layanan unggulan. Dalam sehari, polikliniknya bisa melayani hingga 3.000 pasien. Rumah sakit ini juga telah terakreditasi oleh Joint Commission International dan beberapa akreditasi internasional serta nasional lainnya. “Kami berusaha untuk tetap berkomitmen dengan fokus pada pelayanan dan penelitian sebagai penunjang dari pelayanan,” tambah Prof. Cita.

Pada tahun 2016, RSUD Dr. Soetomo mendirikan Clinical Research Unit, menjadikannya rumah sakit rujukan pusat untuk penelitian klinis meskipun berstatus sebagai rumah sakit umum daerah. Mengenai sistem pendanaan, rumah sakit ini bergantung pada dukungan pemerintah provinsi Jawa Timur dengan tagline ‘Innovating Efficiencies and Regulating Dependencies’. “Kami harus berinovasi untuk efisiensi agar bisa bertahan dan berkembang,” jelas Prof. Cita.

Kolaborasi menjadi kunci keberhasilan, dan salah satu contoh nyata adalah proyek INAVAC. Vaksin INAVAC berawal dari serangan COVID-19 yang mengguncang dunia. Vaksin ini merupakan hasil kerja sama enam institusi, dengan Universitas Airlangga (UNAIR) menjadi satu-satunya yang berhasil sampai ke tahap uji klinis. Virus COVID-19 untuk vaksin ini diisolasi dari seorang pasien di RSUD Dr. Soetomo dan proses laboratoriumnya diselesaikan di Institut Penyakit Tropis Universitas Airlangga. “INAVAC adalah pelopor vaksin lokal Indonesia. Meskipun banyak tantangan, jalan yang jauh lebih cerah dan lebih baik sekarang terbuka bagi bangsa kita – dalam hal vaksinologi secara umum,” kata Prof. Cita.

Keberhasilan INAVAC kala itu mendapat apresiasi dari Kementerian Kesehatan, Kemenristekdikti, dan BPOM sebagai mitra strategis dalam penanganan COVID-19 dan pengembangan kemandirian vaksin dalam negeri.

RSUD Dr. Soetomo berkomitmen untuk terus melakukan kolaborasi penelitian dan publikasi bersama, serta mengembangkan inovasi pengobatan yang dapat mengubah kehidupan masyarakat Indonesia.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)