Aktivitas Leaders Talk: Bincang SDM Unggul Mahasiswa Sekolah Pascasarjana Univ Airlangga

Aktivitas Leaders Talk : Bincang SDM Unggul Mahasiswa Sekolah Pascasarjana Univ Airlangga

Berita Sekolah Pascasarjana UNAIR, 21 Feb 2022 Leaders Talk pada 21 Februari 2022 menghadirkan dua mahasiswa unggul Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga yakni H. Fandi Akhmad Yani, SE atau sapaan akrabnya, Gus Yani, Bupati Gresik yang menempuh pendidikan tinggi magister di manajemen bencana dan H. Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., M.A atau AHY, mahasiswa doktoral pengembangan sumber daya manusia.

Tentunya, alasan mengapa dua sosok ini mengambil pendidikan di Sekolahpascasarjana menjadi pertanyaan menarik yang ingin diketahui. Dimulai dari Gus Yani, beliau menceritakan bahwa terdapat permasalahan-permasalahan yang beliau soroti sebagai warga Gresik, contohnya saja banjir. Beliau menyadari betul, bertindak tanpa mempunyai ilmu tidak akan membawa dampak yang signifikan, untuk itu magister manajemen bencana dirasa tepat sebab dinilai mampu menjadi penunjang tindakan yang akan diambilnya agar mengarah pada tujuan.

Tidak hanya bencana yang terkhususkan bencana alam, Gus Yani juga menyampaikan bahwa perubahan zaman seperti saat ini yang serba digital juga dapat menyebabkan bencana jika SDM kita tidak siap. Dengan demikian bencana yang dimaksud sebenarnya memiliki cakupan yang luas, dan “bagaimana saya menjadi dan membangun SDM yang bisa menghadapi tantangan apapun itu,” ungkapnya.

Memiliki tujuan yang sama, AHY mengangguk setuju untuk kemajuan bangsa yang menurutnya letaknya adalah pada sumber daya manusia. “Jangan sampai bonus demografi menjadi bencana demografi,” jelasnya. Dengan jumlah penduduk Indonesia yang jauh di atas beberapa negara di dunia, harapannya juga dibarengi dengan bonus kompetensi. Resiliensi dan suatu hal yang melekat pada SDM perlu diperhatikan.

Pandemi covid-19 adalah gambaran ketidakpastian, saat ini zaman serba tidak pasti, maka dari itu pengetahuan bertujuan untuk mendapatkan kepastian serta menghilangkan prasangka sebagai ketidakpastian tersebut, salah satunya pengetahuan itu didapatkan melalui pendidikan. Kemajuan suatu negara tidak terlepas dari pendidikan dan kesehatan yang menjadi hal utama, akses yang merata terhadap dua sumber itu semoga segera direalisasikan.

Hadir pula Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Prof. Dr. Badri Munir Sukoco, SE., MBA., Ph.D secara online, sosok hebat yang mendapatkan gelar professor pada usia muda ini menyampaikan keinginannya bahwa Indonesia maju 2045 menjadi ambisi kolektif. Indonesia maju 2045 harapannya bisa diwujudkan melalui pendidikan tinggi yang berkualitas dan kapabilitas berinovasi yang dimiliki tiap orang. Angguk setuju, Prof. Dr. Fendy Suhariadi, M.T., Psikolog, Koordinator Program Studi S3 Pengembangan Sumber Daya Manusia bahwa dengan menaruh perhatian pada hal-hal tersebut, maka kemiskinan juga dapat teratasi.

“Bincang Pendidikan SDM Unggul Mahasiswa Sekolah Pascasarjana,” yang dipandu jalannya perbincangan bersama Gus Yani dan AHY secara luring oleh Wakil Direktur 3, Dr. Suparto Wijoyo mendapat antusias yang luar biasa ramainya, dengan dihadiri ratusan audience secara daring. Dari perbincangan ini didapatkan banyak poin mengenai pentingnya SDM di suatu negara, yang dicetak dan dilatih secara dalam pada level perguruan tinggi. Menyiapkan jaring pengaman dan skema pembangunan dengan berfokus pada pendidikan juga kesehatan adalah dua investasi besar abadi untuk kemajuan SDM.

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)
https://pasca.unair.ac.id/digital-platform/