Airlangga Forum bersama Bupati Gresik: Kreativitas Pemimpin untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Sekolah Pascasarjana UNAIR, 25 Jun 2021 – Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga (UNAIR) menyelenggarakan acara AIRLANGGA FORUM secara daring pada hari Jumat, 25 Juni 2021. Kali ini AIRLANGGA FORUM hadir dengan topik KREATIVITAS SANG PEMIMPIN BAGI KESEJAHTERAAN RAKYAT. Hadir sebagai narasumber yakni H. Fandi Akhmad Yani sebagai Bupati Gresik, Suhal Kusairi sebagai Senior Lecturer dari UMT, Malaysia, Prof Badri Munir Sukoco sebagai Direktur Sekolah Pascasarjana UNAIR,  Rudi Purwono sebagai Wakil Direktur I Sekolah Pascasarjana UNAIR, serta Suparto Wijoyo sebagai Wakil Direktur III Sekolah Pascasarjana UNAIR serta Host AIRLANGGA FORUM. 

Fandi Akhmad berpendapat bahwa Gresik merupakan salah satu kabupaten dengan angka kemiskinan tertinggi lima tahun terakhir. Selain itu, akibat dari pandemi COVID-19 semakin memukul perekonomian Gresik sebagai kota industri. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik paling tidak harus memacu pertumbuhan ekonomi minimal 5% per tahun, agar bisa menampung kekuatan kerja yang akan datang serta angkatan kerja yang belum terserap pada industri. 

Beliau juga berpendapat bahwa setiap penurunan pertumbuhan ekonomi sebanyak 1% juga akan memicu penambahan angka pengangguran di kabupaten Gresik 1%. Salah satu permasalahan yang menyebabkan perlambatan laju ekonomi di Gresik yakni banjir di Teluk Lamong. Banjir menyebabkan kegiatan industri macet, sehingga bisa mengurangi cash flow perusahaan. Oleh karena itu, Pemkab Gresik memprioritaskan programnya, yakni penyelesaian banjir Kali Lamong, revitalisasi Gresik kota tua, optimalisasi sektor pertanian lewat program GO TANI, pelaporan data lewat satu pintu (Gresikpedia), perluasan kesempatan kerja, penyederhanaan administrasi kependudukan, serta menciptakan portal pengaduan warga. Program-program prioritas diatas diharapkan bisa mempercepat laju pertumbuhan ekonomi kota Gresik. 

Sementara Badri berpendapat bahwa transformasi perekonomian bisa dilaksanakan jika sumber daya manusia (SDM) suatu negara juga ikut ditingkatkan. Dengan peningkatan kualitas SDM, maka jumlah inovasi yang dihasilkan semakin banyak. Semakin banyak inovasi, semakin banyak pula masalah sosial di masyarakat yang bisa diatasi. Senada dengan hal tersebut, Suhal berpendapat bahwa jika ingin menghasilkan output yang besar, perusahaan ataupun instansi harus meningkatkan akumulasi modal dan tenaga kerja. Output yang dihasilkan tenaga kerja bergantung pada jumlah pekerja, atau produktivitas per orang, yang dipengaruhi oleh tingkat kreativitas. 

Follow Sosial Media Sekolah Pascasarjana Unair =
(Instagram, YouTube, Facebook, LinkedIn, Twitter, Spotify, TikTok)
https://pasca.unair.ac.id/digital-platform/