WISUDAWAN TERBAIK MAGISTER SAINS EKONOMI ISLAM SEKOLAH PASCASARJANA

image
By deddy Triono On Thursday, December 07 th, 2017 · no Comments · In

UNAIR NEWS – Tidak menyangka dan spontan menyatakan bersyukur. Begitulah perasaan Elsi Mersilia Hanesti, ketika mendapat kabar bahwa ia dinyatakan sebagai wisudawan terbaik S-2 Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga. Ia lulus program studi Sains Ekonomi Islam dengan IPK 3,90.

Syukur alhamdulillah rasanya ketika diberi informasi oleh pihak akademik, saya tidak menyangka bahwa Allah SWT benar-benar memberikan hadiah ini kepada saya,” tutur Elsi, perempuan kelahiran Kota Surabaya 15 Juli 1993 ini kepada unair.news.ac.id.

Dalam tesisnya Elsi membahas kajian keuangan Islam dengan judul “Pembangunan Keuangan Islam dan Pertumbuhan Ekonomi”. Ia mengkaji mengenai perkembangan dan peran keuangan Islam secara mendalam, baik dari segi kuantitas berkaitan dengan lembaga keuangan Islam, jumlah nasabah, jumlah SDM, inovasi dan produknya. Dari segi kualitas, ia menyoroti dampak yang diberikan terhadap perekonomian secara menyeluruh.

”Itulah hakikat sistem Ekonomi Islam yang kini semakin gencar dikembangkan. Terlebih sistem perekonomian yang ideal saat ini tidak lagi dilihat dari angka-angkanya, melainkan dari bukti nyata dan dampaknya,” tambah Elsi.

wisudawan terbaik
KETIKA Elsi Mersilia menerima Piagam Penghargaan sebagai Wisudawan Terbaik dari Rektor UNAIR Prof. M Nasih, di Gedung ACC UNAIR, Minggu (3/12). (Foto: Helmy Rafsanjani).

Ia mengakui, selama menjalani perkuliahan, kendala dan tantangannya soal manajemen waktu saja. Bagi Elsi, sangat penting mengetahui tugas dan kewajiban itu. Setelah itu pandai-pandailah membagi waktu agar semua aktivitas berjalan baik.

Dalam berorganisasi, ia juga sempat mengikuti kegiatan Student Exchange di Universiti Sains Malaysia (USM). Selain itu juga tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Sekolah Pascasarjana (HIMASEPA UA) periode 2016 dan Majelis Sarjana Ekonomi Islam (MASEI).

”Saya sempat khawatir saat mengambil tawaran Student Exchange itu. Di satu sisi saya harus segera menyelesaikan tugas akhir, tetapi kesempatan ini juga hadiah dari Allah,” terangnya.

Dibalik semangatnya, motivasi utama Elsi ialah orang tuanya, yaitu selalu mengingat kerja keras orang tuanya untuk mendukung pendidikannya. Karena itu, ia membalas dengan prestasi, dan setiap prestasi yang Elsi ukir tidak lain untuk menuai senyum membanggakan dan kebahagiaan orang tuanya. (*)

Penulis: Siti Nur Umami