KURIKULUM SAIN EKONOMI ISLAM

By deddy Triono On Friday, December 08 th, 2017 · no Comments · In

Perkembangan ekonomi Islam dalam 2 dekade terakhir ini sangatlah cepat. Salah satunya bisa dilihat dari perkembangan industry perbankan syariah. Perkembangan sektor ini sangat cepat bahkan memiliki tingkat pertumbuhan yang melebihi perbankan konvensional. Hal lain bisa dilihat dari sisi variasi industri ekonomi dan keuangan Islam yang telah ada di Indonesia. Variasinya sudah lebih banyak dibandingkan dengan 20 tahun yang lalu. Selain perbankan syariah, industry keuangan syariah saat ini juga meliputi, zakat dan waqaf, pasar modal syariah, asuransi syariah. Tingkat variasi industry keuangan Islam tersebut menjadi salah satu peluang dalam pengembangan ekonomi dan keuangan Islam oleh Program Studi MSEI UA untuk menghasilkan lulusan magister ekonomi dan keuangan Islam untuk membentuk manajer-manajer yang handal di lembaga-lembaga keuangan Islam saat ini.

Kurikulum Program Studi S2 MSEI didesain dengan mengikuti perkembangan industri keuangan syariah di Indonesia. Lulusan Program Studi S2 MSEI UA diharapkan untuk menjadi motor penggerak, dan pemikir dalam pengembangan ekonomi Islam di Indonesia sehingga diharapkan lulusan Program Studi MSEI mudah terserap oleh pasar kerja di industry keuangan syariah di Indonesia. Melihat bahwa potensi dimasa depan sangat besar, maka fokus dari Program Studi MSEI UA adalah menciptaan sumber daya manusia yang handal untuk menjadi akademisi (dosen dan guru). Tujuan dari strategi tersebut adalah untuk mengenakan ekonomi Islam lebih awal sehingga potensi yang masih terpendam tersebut dapat direalisasikan menjadi kekuatan untuk mengembangkan ekonomi Islam di Indonesia. Kurikulum yang ditawarkan di Program Studi MSEI UA, berbeda dengan mata kuliah yang ada di institusi pendidikan lain, yaitu Program Studi S2 MSEI UA menawarkan kurikulum yang berisi teori ekonomi konvensional serta alat ekonometrik selain ilmu agama. Sehingga keunggulan lulusan Program Studi S2 MSEI UA adalah memiliki penguasaan teori ekonomi konvensional dan ilmu-ilmu syariah untuk dapat mengembangkan ekonomi dan keuangan Islam secara komprehensif.

1.1 Visi

Visi program studi Magister Sains Ekonomi Islam adalah Menjadi Program Studi Magister Sains Ekonomi Islam Berkelas International, Inovatif, dan Mandiri Berdasarkan Moral Agama dalam pengembangan ilmu bidang ekonomi, keuangan dan bisnis Islam pada tahun 2020

1.2 Misi

Misi program studi Magister Sains Ekonomi Islam adalah

  1. Menyelenggarakan pendidikan bidang ekonomi, keuangan dan bisnis Islam secara komprehensif dengan menggabungkan perkembangan ilmu pengetahuan dan problematika masyarakat berlandaskan nilai-nilai Islam bertaraf international.
  2. Menyelenggarakan penelitian dan pengembangan ilmu di bidang ekonomi, keuangan, dan bisnis Islam yang diakui di tingkat nasional dan internasional.
  3. Menyelenggarakan pengabdian kepada masyarakat luas (dalam dan luar negeri) yang menunjang penerapan dan pengembangan ekonomi, keuangan, dan bisnis Islam.
  4. Mewujudkan kemandirian dalam penyelenggaraan proses belajar mengajar yang inovatif berbasis kompetensi di bidang ekonomi, keuangan, dan bisnis Islam.

1.3 Profil Lulusan

Lulusan program studi Magister Sains Ekonomi Islam mempunyai profil sebagai berikut:

1. Decision Maker:

Sebagai ahli ekonomi Islam, maka diharapkan lulusan menjadi decision maker (pengambil keputusan) dalam perencanaan pengembangan ekonomi Islam kedepan dengan melihat dan menganalisa fenomena-fenomena ekonomi yang ada

2. Communicator:

Pemahaman masyarakat tentang ekonomi Islam masih sangat terbatas, oleh karena itu, lulusan diharapkan akan menjadi communicator yang baik untuk menjelaskan konsep ekonomi Islam yang benar kepada masyarakat luas

3. Profesional:

Kebutuhan sumber daya manusia yang professional sangat dibutuhkan oleh institusi keuangan Islam. Oleh karena itu, lulusan dengan kecukupan ilmu yang ada diharapkan untuk dapat mengisi kekurangan SDM yang ada

4. Researcher:

Sebagai suatu disiplin ilmu yang relative baru, maka kebutuhan akan penelitian (research) yang dapat menggali nilai-nilai ekonomi dari Al Qur’an dan Hadist sangat tinggi. Lulusan diharapkan untuk dapat menjadi researcher untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

1.4 Capaian Pembelajaran dan sub Capaian Pembelajaran

  1. Mengklasifikasikan berbagai bentuk aqad dalam system muamalat Islam (MK Fiqh Muamalat).
  2. Mengkombinasikan pemahaman akan mekanisme kerja dan kompleksitas keuangan Islam termasuk kerangka hukum dan peraturannya dalam berbagai jenis keuangan seperti perbankan, pasar modal, asuransi dan sebagainya. (MK Manajemen Keuangan Islam)
  3. Menganalisis dan mampu membahas peran menjadi pemimpin yang ideal sesuai teladan Nabi Muhammad saw dalam mengelola organisasi (MK Kepemimpinan Islam)
  4. Menganalisa sejarah keuangan publik Islam, dasar-dasar teori dan aplikasi keuangan publik kontemporer, konsep pembelanjaan keuangan Negara berdasarkan perspektif ekonomi Islam.(MK Keuangan Publik Islam)
  5. Mampu Menganalisis dan memperbandingkan laporan keuangan bank syariah dan bank konvensional dari segi likuiditas, pembiayaan, penghimpunan dll (manajemen Bank Islam)
  6. Mampu menganalisa secara komprehensif isu-isu dalam Lembaga Keuangan Mikro Syariah (MK manajemen keuangan mikro Islam).
  7. Mampu membehas pengelolaan terhadap kekayaan dari sudut pandang konvensional maupun islam (MK wealth mgmt)
  8. Mampu membahas resiko dan ketidakpastian dalam pandangan Islam serta merancang risiko tertentu dalam prespektif syariah (manajemen resiko Islam)
  9. Mengevaluasi keterkaitan yang erat antara kegiatan yang berada dalam ranah ekonomi dengan kegiatan‐kegiatan yang berada di ranah politik berdasarkan nilai islam (ekonomi politik Islam)
  10. Mampu mengembangkan pengetahuan dalam bidang ekonomi, keuangan dan bisnis Islam, baik dalam bidang perbankan maupun non bank yang dihadapi baik secara praktis maupun konseptual. (DECISION MAKER-COMMUNICATOR)
  11. Mampu mengkombinasikan dasar-dasar pengetahuan dan penalaran ilmiah serta yang bukan ilmiah sesuai dengan prinsip-prinsip berpikir ilmiah dalam konteks keilmuan dan dalam keislaman sebagai dasar wawasan kritis untuk memahami dan mengembangan keilmuan dalam ilmu ekonomi Islam.(Filsafat Ekonomi Islam)
  12. Mampu menafsirkan peranan dua sumber utama Islam, yakni Al-Qur’an dan Sunnah dalam konteks ilmu ekonomi (MK Ekonomi Islam)
  13. Menafsirkan sejarah lembaga keuangan Islam beserta fungsi-fungsi manajemen lembaga tersebut untuk diimplementasikan dimasa kekinian (MK LKI)
  14. Menganalisa tujuan ekonomi makro dengan paradigma konvensional dan ekonomi makro islam. Hal ini meliputi pandangan islam tentang pertumbuhan ekonomi, inflasi dsb (MK Ekonomi Makro Islam)
  15. Membahas mekanisme kerja dan kompleksitas pasar modal syariah termasuk kerangka fiqh, hukum dan peraturannya, termasuk didalamnya pemilihan serangkaian instrument pasar modal syariah sehingga manfaat yang diterima dapat optimal.(MK Pasar Modal Islam)
  16. Mampu membahas kebijakan ekonomi moneter Islam, Termasuk diantaranya adalah pengertian dasar, tujuan kebijakan, instrument kebijakan, dan peranan bank sentral (MK EKonomi Moneter Islam)
  17. Mampu memperbandingkan paradigma akuntansi syariah dengan akuntansi konvensional serta membuat pola kebijakan akuntansi di bank Islam sesuai dengan standar akuntansi syariah yang berlaku di Indonesia (MK Akuntansi Bank Islam)
  18. Membahas teori pengelolaan asset dan liabilities serta membedakannya dengan perspektif islam serta mampu Membahas kendala dan strategi pengembangan pengelolaan asset dan liabilities (MK ALMA)
  19. Membahas dan menyimpulkan fiqih zakat dan waqaf serta mampu menafsirkan peranan zakat dan waqaf sebagai nilai instrumental dalam ekonomi Islam serta memiliki dasar kemampuan manajerial untuk mengelola zakat dan waqaf (ekonomi zakat, infaq, shodaqh dan wakaf)
  20. Mengevaluasi dan mengkritik ekonomi konvensional dan mampu menafsirkan ekonomi Islam pada peranan dua sumber utama Islam, yakni Al-Qur’an dan Sunnah dalam konteks ilmu ekonomi (ekonomi pembangunan Islam)Mampu membandingkan jenis-jenis pasar dan memberikan argumentasi atas bagaimana Islam memandang jenis pasar tersebut termasuk juga mampu memberikan argumentasi atas bagaimana suatu harga dibentuk dalam perspektif Islam (MK Ekonomi mikro Islam)

Pada akhir pendidikan peserta didik program Studi magister sains ekonomi Islam, akan:

  1. Mampu merancang kebijakan yang diawali dengan identifikasi masalah pada aspek manajerial dalam bidang keuangan Islam baik bidang perbankan maupun non bank. (DECISION MAKER-PROFESIONAL)
  2. Mampu mendesain metode penelitian baik kuantitatif maupun kualitatif dalam bidang ekonomi, keuangan, dan bisnis Islam berdasarkan permasalahan ekonomi, keuangan, dan bisnis Islam yang dihadapi masyarakat dan dunia bisnis. (RESEARCHER)
  3. Menganalisa penelitian kuantitatif dan kualitatif dengan contoh-contoh yang terkait dengan ekonomi islam. Contoh penelitian konvensional juga dibahas agar mahasiswa dapat memperbandingkan keduanya. (MK Metode Penelitian)
  4. Mampu menganalisa hubungan antara satu variable dengan variable lain dalam konteks penelitian ekonomi Islam (Ekonometrik)
  5. Mampu Membuat pola resiko dan ketidakpastian dalam pandangan Islam sesuai argumentasi Regulasi Manajemen Resiko, Proses Manajemen Resiko, Model Manajemen Resiko (manajemen resiko bank Islam)