Pengmas SPs Unair Prodi Forensik di Probolinggo

image
By usi_pasca On Tuesday, September 17 th, 2019 · no Comments · In

Program Studi Magister Ilmu Forensik Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga kembali menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang telah dilaksanakan pada Sabtu dan Minggu tanggal 14-15 September 2019. “Kali ini tema yang diangkat adalah “Forensik Mengabdi Untuk Indonesia” dan kegiatan tersebut berlokasi di Desa Segaran, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.” ucap Chairil Anjasmara Robo Putra, ketua panitia kegiatan ini.

Kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah yang kedua kalinya dilakukan setelah tahun lalu telah sukses diadakan kegiatan serupa di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Hal ini dibenarkan oleh Dina Karimah Putri, salah satu alumni Program Studi Magister Ilmu Forensik yang juga mengikuti kegiatan pengabdian masyarakat ini. Menurut yang disampaikan oleh Muh. Abduh Dwi Putra sebagai salah satu mahasiswa penggagas kegiatan ini, “Latar belakang diadakannya kegiatan ini adalah sebagai bentuk kepedulian dan dedikasi civitas akademika Program Studi Magister Ilmu Forensik Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar, sebagai bentuk langkah kecil demi mewujudkan impian besar Universitas Airlangga, khususnya Program Studi Magister Ilmu Forensik Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga untuk dapat menyentuh segala lapisan masyarakat dalam berbagi dan menyebarluaskan ilmu yang akan bermanfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara.” ujarnya. Tak lepas dari latar belakang tersebut, kegiatan ini juga didasari atas peran serta Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga demi mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kegiatan ini dilakukan atas inisiasi mahasiswa-mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Forensik sebagai upaya melengkapi satu bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, yaitu pengabdian masyarakat.”, begitu yang disampaikan oleh Prof. Dr. Hj. Sri Iswati, SE., M.Si., Ak. selaku Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga.

Kegiatan ini dihadiri dan dibuka oleh Prof. Dr. Med. H. Soekry Erfan Kusuma, dr., SpF(K), DFM selaku Guru Besar Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal Universitas Airlangga, Dr. Ahmad Yudianto dr., SpF(K)., SH., M.Kes selaku Ketua Program Studi (KPS) Magister Ilmu Forensik AKBP Eddwi Kurniyanto, SH., S.I.K. selaku Kapolres Probolinggo, AKP Sujianto, SH., MM., selaku Kasat Sabhara Polres Probolinggo dan AKP Budi Handoko, SH. selaku Kasat Intelkam Polres Probolinggo, AKP Supariyono selaku Kapolsek Tiris, Abdul Ghafur, S.STP., M.Si. selaku Camat Tiris dan Gus Haris, selaku pengasuh Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong sekaligus tokoh agama di daerah Probolinggo. Selain itu, oleh karena dalam pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat ini diawali dengan beberapa penyampaian materi, maka banyak warga setempat yang turut hadir meramaikan, seperti halnya yang disampaikan oleh Kapolsek Tiris dalam sambutannya.

“Saya sangat senang sekali diadakan kegiatan pengabdian masyarakat ini di sini, dan kedatangan pula Guru Besar dan para pakar serta mahasiswa Forensik yang akan berbagi ilmunya di sini. Dan tak lupa saya juga berterima kasih kepada para warga yang telah hadir, dan masing-masing telah mewakili desanya, semoga dari penjelasan materi yang akan disampaikan di sini bisa bermanfaat bagi masyarakat di sini.” ucap Kapolsek Tiris.

Gus Haris, salah seorang tokoh masyarakat setempat yang juga hadir dalam pembukaan kegiatan, juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi terhadap kegiatan ini. Beliau berharap bahwa semoga para mahasiswa Forensik akan dapat meneruskan kegiatan serupa di daerah-daerah lain, sehingga dapat memberi manfaat untuk banyak orang. Selaras dengan yang disampaikan oleh Dr. Yudi, KPS Magister Ilmu Forensik dalam sambutannya bahwa, “Kegiatan ini adalah pengabdian masyarakat kedua yang diselenggarakan prodi kami dan diadakan di luar Surabaya, dan diharapkan ke depannya akan dilanjutkan ke daerah-daerah lain.”

Pengabdian Masyarakat ini meliputi penebaran 10.000 benih ikan dan penanaman pohon yang dihadiri dan dilakukan bersama-sama oleh Prof. Dr. Med. H. Soekry Erfan Kusuma, dr., SpF(K), DFM, Dr. Ahmad Yudianto dr., SpF(K)., SH., M.Kes, perwakilan dari Desa Tiris yang diwakili oleh Sekretaris Desa, Pudji Hardjanto, S.H., M.Si sebagai perwakilan dari mahasiswa, dan perwakilan dari Polsek Tiris.

“Penebaran 10.000 benih ikan dilakukan di Danau Ranu Segaran, yang merupakan salah satu objek wisata di desa tersebut, sehingga diharapkan dengan melakukan pelepasan benih ikan ini akan dapat menyeimbangkan ekosistem di danau tersebut dan meningkatkan kondisi kelestarian danau.” kata Reinaldy Octavianus Yan Dimpudus, salah satu panitia kegiatan ini.

Selain kegiatan tersebut, pengabdian masyarakat ini juga diisi dengan paparan materi tentang sosialisasi peran masyarakat dalam pengamanan TKP yang diberikan oleh Pudji Hardjanto, S.H., M. Si. Dalam materinya, Pudji mengatakan bahwa, “Tempat Kejadian Perkara (TKP) adalah sumber utama dalam pengungkapan suatu perkara, oleh sebab itu masyarakat perlu diberikan sosialisasi mengenai pengamanan TKP agar suatu saat bila mereka berada di lokasi kejadian suatu tindak pidana ataupun kasus-kasus forensik lainnya, mereka bisa berperan serta membantu penyidik dengan tidak merusak TKP, menjaga kondisi TKP seperti apa adanya, agar informasi berharga yang ada di TKP tidak hilang atau rusak.”

Kegiatan ini mendapat dukungan luar biasa dari banyak pihak, antara lain Kepolisian Resort Probolinggo, Dinas Kesehatan Probolinggo, Persatuan Dokter Gigi Indonesia Cabang Probolinggo, Kepolisian Sektor Tiris dan Puskesmas Kecamatan Tiris. Hal ini tampak dari sambutan hangat yang diberikan kepada rombongan mahasiswa saat berkunjung ke Polres Probolinggo. AKBP Eddwi Kurniyanto, SH., S.I.K., selaku Kapolres Probolinggo menyampaikan dalam sambutannya, yang dalam hal ini diwakili oleh Wakapolres Probolinggo, bahwa kegiatan seperti ini baru pertama kali diadakan di sana, dan merupakan suatu kehormatan bahwa daerahnya terpilih sebagai lokasi pengabdian masyarakat, terlebih lagi ilmu forensik memang sangat berkaitan dengan lingkup kerja kepolisian, sehingga kegiatan pengabdian masyarakat ini yang diselingi dengan paparan materi tentang pengenalan dunia forensik kepada masyarakat sangat membantu program kepolisian dalam mensosialisasikan hal tersebut. Oleh sebab itu, sebagai bentuk dukungannya, Polres Probolinggo juga ikut berkontribusi dengan memberikan penyampaian materi yang diwakili oleh Kasat Sabhara dan Kasat Intelkam Polres Probolinggo.

“Kami sangat terbantu sekali dengan diadakannya kegiatan seperti ini menjadi media bagi kami untuk turut mencerdaskan masyarakat, untuk membantu program kami dalam mensosialisasikan program-program kami.” begitu yang disampaikan oleh Kasat Sabhara yang juga dibenarkan oleh Kasat Intelkam yang berpendapat bahwa kegiatan ini dihadiri oleh warga, sehingga harus dijadikan media sosialisasi yang tepat.

Kesuksesan kegiatan pengabdian masyarakat ini tentunya berkat dukungan pula dari Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga sebagai institusi yang mewadahi para mahasiswa. Seperti yang disampaikan oleh Dr. Dina Sunyowati, SH., M.Hum., selaku Wakil Direktur II Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga “Sekolah Pascasarjana sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat yang dilakukan mahasiswa-mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Forensik, Alhamdulillah karena ketekunan dan keaktifan mahasiswa-mahasiswa pula kegiatan ini dapat berjalan dengan baik.”

“Harapan ke depannya untuk kegiatan Pengabdian Masyarakat seperti ini dapat dijadikan agenda rutin oleh Sekolah Pascasarjana, khususnya Program Studi Magister Ilmu Forensik sehingga mahasiswa tidak hanya berprestasi di akademik saja tetapi juga memiliki rasa sosial yang tinggi, bercermin pada motto Universitas Airlangga yaitu “Excellence with Morality”.” begitulah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Anwar Ma’ruf, drh., M.Kes, selaku Wakil Direktur I Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga.

%d bloggers like this: